-->
Download Film Streaming

Sunday, August 2, 2015

Hidup Tanpa Internet, Bagaimana Rasanya?

Publish

Hidup Tanpa Internet, Bagaimana Rasanya? - Hallo sahabat babaseo, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Hidup Tanpa Internet, Bagaimana Rasanya?, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Artikel, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Hidup Tanpa Internet, Bagaimana Rasanya?
link : Hidup Tanpa Internet, Bagaimana Rasanya?

Baca juga


Hidup Tanpa Internet, Bagaimana Rasanya?

Dapatkah Anda membayangkan hidup tanpa listrik ? Bagi kebanyakan orang, jawabannya adalah tidak mungkin.


Bagaimana hidup tanpa internet broadband ?

Itu berarti: tidak ada email; tidak ada kemampuan untuk dengan cepat mencari informasi kesehatan untuk mencari obat diabetes anda atau membantu anak anda mencari referensi kesehatan untuk menyelesaikan tugas sekolahnya; ada cara untuk membayar tagihan, mencari pekerjaan, atau mengambil kelas online.

Ketika anda berhenti untuk berpikir tentang hal itu, satu hal menjadi jelas: akses ke broadband secara cepat dan handal sekarang sama esensialnya akan kebutuhan listrik  selama abad terakhir ini.

Tapi jutaan orang Amerika masih belum memiliki akses ke layanan broadband yang terjangkau secara luas. Orang  pedesaan, keluarga rendah-pendapatan dan orang kulit berwarna semakin tertinggal oleh orang kulit putih.

Hanya 47% rumah tangga dengan pendapatan tahunan di bawah $ 25.000 telah mampu mengakses layanan broadband. Dan hanya 64% dari jumllah itu orang Afrika Amerika (kulit hitam) dan 53% dari Hispanik memiliki akses ke broadband.

Kesenjangan antara orang Amerika yang memiliki akses dan mereka yang tertinggal terlalu besar.
Tapi permasalahan ini dapat dijembatani dengan sebuah usulan baru-baru ini yang disampaikan kepada Komisi Komunikasi Federal untuk memperluas program Lifeline untuk memasukkan broadband.

Program Lifeline didirikan pada tahun 1985 di bawah Presiden Ronald Reagan untuk membantu mereka yang berpenghasilan rendah yng memiliki akses ke komunikasi yang terjangkau. Di bawah Presiden George W. Bush, program ini diperbarui untuk menyertakan baik wireline dan teknologi nirkabel.

Sudah waktunya untuk membawa up to date lagi. FCC adalah di jalur yang benar karena mengeksplorasi cara-cara baru untuk memodernisasi program.

Konservatif juga memahami manfaat memperluas program Lifeline untuk memasukkan Internet broadband. Awal tahun ini, presiden Free State Foundation, Randolph Mei, bersaksi di depan Senat dan berkata, "Lifeline adalah cara yang paling ditargetkan memberikan subsidi kepada mereka yang benar-benar membutuhkan bantuan."

Modernisasi Program ini penting akan memperkuat perekonomian kita. Penelitian menunjukkan bahwa adopsi broadband di rumah meningkatkan pendapatan rumah tangga, mengarah ke lebih banyak peluang kerja dan meningkatkan kemandirian. Dan kuat, rumah tangga berkembang menyebabkan kuat, masyarakat berkembang.

Akses ke broadband juga memiliki implikasi bagi demokrasi. Ini memungkinkan orang bergabung dalam percakapan yang berdampak langsung bagi masyarakat mereka sendiri. Semakin banyak masyarakat kulit berwarna mengandalkan layanan broadband untuk memobilisasi gerakan yang kuat dan suara publik tentang isu-isu penting seperti imigrasi dan hak-hak pekerja upah rendah. Kelompok-kelompok seperti Color of Change dan Voto Latino segera datang ke alam pikiran mereka.

"Black Lives Materi" adalah contoh terbaru dari sebuah gerakan yang lahir secara online. Ia telah membantu menyatukan puluhan ribu di seluruh negeri untuk berunjuk rasa menentang kebrutalan polisi. Ini telah terhubung suara tidak hanya di kota-kota besar seperti New York, San Francisco dan Chicago, tetapi dalam masyarakat kecil yang tak terhitung jumlahnya. Ia telah membantu individu bersatu dan bersama-berbicara menentang ketidakadilan.

Memperluas program Lifeline untuk memasukkan broadband akan lebih meningkatkan suara kurang terwakili dan memacu keterlibatan masyarakat. Ini adalah apa yang negara Amerika perlukan untuk membantu mereka dalam menutup kesenjangan digital dan memastikan semua orang bahwa - tidak peduli siapa mereka atau di mana mereka tinggal - memiliki kesempatan untuk meningkatkan tarap kehidupan mereka dan menyediakan kebutuhan orang yang mereka cintai.

FCC mendapat ini. Kami memahami ini di bawah pemerintahan Presiden Reagan dan pemerintahan Presiden George W. Bush. Sekarang terserah kepeda kebijakan pemerintah saat ini untuk mendukung hal ini selanjutnya. (Source : CNN Rewriten by Fauzian) Ditulis agar menjadi sebuah inspirasi bagi masyarakat indonesia untuk menyampaikan propaganda apapun yang bersifat positif.


Demikianlah Artikel Hidup Tanpa Internet, Bagaimana Rasanya?

Sekianlah artikel Hidup Tanpa Internet, Bagaimana Rasanya? kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Hidup Tanpa Internet, Bagaimana Rasanya? dengan alamat link https://babastudioseo.blogspot.com/2015/08/hidup-tanpa-internet-bagaimana-rasanya.html